TIPS PENGOBATAN ALTERNATIF PARONYCHIA
Masyarakat kita lebih mengenal istilah Cantengan, yaitu sakit pada kaki di bagian kuku
Disini saya akan berbagi pengalaman mengenai sakit yang pernah di derita. Dan lumayan untuk sebagian orang, termasuk saya sangat sulit menemukan obatnya, bahkan ke dokter sekalipun biasanya dianjurkan operasi. Cantengan dalam dunia kerennya disebut dengan Paronychia, yaitu sakit pada bagian kuku dimana yang disebabkan kuku tumbuh tidak sesuai dengan jalurnya sehingga menusuk ke kulit halus disamping kuku dan menyebabkan rasa sakit, terlebih lagi bila tersenggol.
Sakit yang saya alami di jempol kaki kanan bagian kuku sebelah kiri, penyebabnya saya lupa-lupa ingat tapi yang jelas dikarenakan saya pernah memotong kuku karena terlalu dalam, sehingga disaat kuku tersebut tumbuh, tidak sesuai dgn jalurnya, yaitu tumbuh dengan sedikit menusuk ke kulit disamping kuku. Awalnya saya obati dengan betadin dan sedikit sedikit saya potong tuh kuku yang menusuk ke kulit, namun ini tidak banyak membantu. Rasa sakit tetap muncul, apalagi disaat tersenggol. Sakit ini aku jalani dengan pengobatan seperti diatas selama hamper 2 – 3 bulan, alhamdulillahnya karena mungkin di rawat dan sering di bersihkan, jempol kaki tidak terlihat jorok, karena biasanya bagi yang menderita sakit ini selalu timbul nanah di bagian yang tertusuk kuku, sehingga bila tanpa perawatan yang intensif akan membuat kuku jempol yang sakit membusuk.
Disaat saya merasakan sakit demikian, ada rekan saya mengalami hal serupa, dia lebih memilih untuk operasi, diawal awal setelah operasi memang tidak ada masalah, saya lihat ada perkembangan yang bagus, tidak ada lagi nanah di kakinya. Namun setelah kuku mulai memanjang, saya melihat hal sebelumnya dialami rekan saya tsb, kondisi kaki tetap terjadi luka, dimana kuku tumbuh seperti sebelumnya dengan menusuk ke kulit disamping kuku, dengan melihat demikian membuat saya semakin takut untuk operasi, saya tidak bisa membayangkan sakitnya di operasi.
Suatu ketika orang tua saya menyarankan menggunakan pengobatan tradisional yaitu menggunakan parutan jahe yang dibakar dengan sedikit minyak goreng lalu dibungkus dengan daun pisang. Kemudian di balutkan ke kuku yang sakit. Saya pikir itu tidak ada salahnya untuk dicoba, akhirnya aku menjalani pengobatan ini. Sedikit merepotkan memang, karena kaki yang sakit tidak boleh kena air, apalagi saat itu kondisi saya kos, dimana nyuci sendiri dan mandi sendiri, sehingga sangat sulit untuk menghindari kaki kena air. Namun karena ingin sembuh akhirnya aku tetap jalani hal tersebut. Lumayan lama pengobatan ini aku lakukan, Antara 2 minggu hingga satu bulan kakiku di balut dengan parutan jahe yang dibakar, panas rasanya, dan harus secara rutin mengganti parutan, waktu itu 2 hari sekalia aku selalu mengantinya.
Waktu sudah berlalu, akhirnya setelah sekian lama kakiku terbalut jahe, kini bisa menghirup udara bebas. Namun yang aku liat hanya bagian kult yang menghitam karena panas dari jahe, sementara kondisi kuku baik baik saja. Tapi rasa sakit kini sudah tidak lagi aku rasakan. Beberapa hari kemudian terlihat bentuk kuku yang seakan akan ada regenerasi, dimana kuku sebelumnya terlihat berbeda dengan kuku yang tumbuh baru. Namun kondisi kuku lama dan baru masih tetap menyatu. Hingga akhirnya kuku yang lama terpotong habis dan kuku yang baru tumbuh hingga full menutupi kulit jempol kakiku. Alhamdulillah kini kakiku sudah sembuh dari rasa sakit tersebut. Berkat rahmat dan ijinNya.
Sementara rekan saya yang diawal saya ceritakan mengalami sakit yang sama dan menjalani pengobatan operasi, sakit tersebut masih dideritanya, hingga saya tau persis, rekan saya tersebut melakukan operasi kuku sampai 3 kali. Sempat saya cari tahu dari dokter dan beberapa artikel, ternyata yang membuat sakit tidak kunjung sembuh adalah daging yang tumbuh di samping kuku yang disebut dengan Granuloma, alangkah baiknya bila pembaca tetap akan mengoperasi kukunya tanyakan juga perihal Granuloma tersebut, karena operasi kuku tidak akan efektif bila Granuloma masih tumbuh.
Semoga tips dari pengalaman saya ini bisa bermanfaat bagi pembaca
Pengalaman menderita sakit
September 2007 - Desember 2007


2 komentar:
Bagus, boleh dicoba.tapi gimana ya untuk terhindar dari air, kan kita ndak terlepas dari wudlu dan mandi. ya klo gitu tengkyu. eh tolong di add dong untuk blog reference ku di http://idrouz.byethost13.com
Thx udah mampir…,
Untuk wudzu kan selama memang ada halangan karena suatu sebab yang dibenarkan secara agama, jadi bisa sebagai pengecualian tidak kena air. Artinya tidak kena air juga gpp, wudzu insya Allah tetap syah. Begitu juga dengan mandi. CMIIW…
Posting Komentar